Rabu, 04 Desember 2013

Bersihin Injektor Sendiri, Lebih Hemat Tapi Jangan Lebih dari 15 Detik

Pada motor injeksi, bila injektornya kotor akibat mengkonsumsi bensin yang kurang bagus, dapat mempengaruhi kualitas semprotan bensinnya. Efeknya, performa mesin bakal menurun dan emisi gas buang jadi jelek. Makanya beberapa pabrikan menganjurkan agar komponen ini dicek dan diservis setiap periode tertentu. "Terutama bila dirasakan performa motor mulai menurun. Kalau tidak, ya enggak perlu," bilang Hariadi, Service Manager 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).Nah, untuk servis komponen ini pastinya mesti keluarin biaya tambahan di luar servis rutin. Karena prosesnya butuh alat khusus. Di beres alias bengkel resmi Suzuki, biasanya dikenain Rp 30 ribu. Sedang di Yamaha sekitar Rp 50 ribu. 

Instalasi pemasangan alat pembersih injektor sederhana
Kalau ente ingin hemat, bisa kok bikin alat sederhana buat bersihin injektor. Cuma perlu 2 untai kabel berlainan warna dengan panjang secukupnya, soket kabel kecil, aki (bisa cabut dari motor), slang dengan diameter bervariasi serta carb atau injector cleaner. Namun sebelumnya pahami dulu kerja injector ya. Menurut Sriyono, instruktur Astra Honda Training Center (AHTC), di dalam injektor itu terdapat solenoid yang bekerja membuka dan menutup lubang semburnya. “Ketika ECM memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bahan bakar, ECM mengirim tegangan 12 volt dengan durasi tertentu sesuai kondisi mesin yang dibaca oleh sensor-sensornya,” terang Sriyono.

Proses bersihin deposit dari atas menuju lubang sembur
Dengan kata lain, agar solenoid bisa bekerja membuka dan menutup, butuh tegangan 12 volt. Nah, alat buat bersihin injektor sederhana ini prinsipnya hanya buat meyalurkan tegangan 12 volt dan massa (ground) dari aki ke injector untuk mengaktifkan selenoidnya.
Proses bersihin dari arah yang berlawan, semprotannya lebih tebal
Tapi, mesti diingat, karena kerja solenoid itu mengandalkan medan magnet dari arus listrik tadi, “Mengaktifkan selenoidnya tidak boleh lebih dari 15 detik. Karena kumparan magnetnya bakal panas, yang bisa membuat injektor rusak,” wanti Sriyono.

Makanya Em-Plus pakai media tombol untuk menyalurkan tegangan dari aki ke injektor. Sementara untuk menyalurkan carb/injector cleaner ke saluran bensin di injektor, tinggal hubungkan pakai slang. Tapi, pastikan sambungan slangnya rapat ya, jangan ada kebocoran agar ada tekanan di dalam selang.

Menyambungkan kabel ke terminal di injektor perlu soket kecil
Baru deh mengoperasikannya, tinggal tekan kenop carb/injector cleaner, sembari tekan tombol pada jalur kelistrikan ke injektor sekitar 2 - 3 detik secara kontinyu. Nah, mengenai instalasi dan hasil kerja alat sederhanya ini, silahkan deh lihat gambarnya berikut. (motorplus-online.com)

Copyright 2013-2015© www.alarmmotorku.com