Senin, 10 Februari 2014

Nasib Sial Pencuri, Motor Ngadat, Shockbreaker-nya Patah


Dalam hati, 3 pelaku kriminal ini pasti memaki diri sendiri. Sekali beraksi, hal-hal di luar dugaan terjadi secara beruntun. Ketiganya beraksi dengan menggunakan 2 motor. Saat kabur, satu motor mogok. Satu motor lagi, shockbreaker-nya patah. 1 Pelaku digebuki massa, 2 lainnya kabur.

Peristiwa ini terjadi di Solo Jawa Tengah, Kamis (23/9/2010). Mengendari Honda Supra dan Suzuki Spin, ketiga pelaku menyatroni rumah mantan Wali kota Solo Imam Sutopo di Kampung Gremet, Kelurahan Manahan, Solo.  Satu orang masuk, 2 lainnya menunggu di ujung jalan yang berjarak belasan meter dari rumah sasaran.

Berpura-pura sebagai tukang servis, pelaku diizinkan masuk rumah yang saat itu hanya ada seorang pembantu. Ia mengancam pembantu dengan pisau dan langsung mengacak-acak isi rumah, termasuk kamar pribadi Imam Sutopo. Uang Rp 2 juta, perhiasan, dan ponsel, disikat. Tapi saat pelaku akan kabur, pemilik rumah datang. "Malinggg!" teriak pemilik rumah.

Pelaku tunggang langgang. Ia menuju tempat 'transit' temannya dan berusaha menghidupkan motor Spin. Ternyata motornya ngadat alias mogok. Karena panik, motor itu ditinggalkan lalu ia naik ke Honda Supra. Berboncengan  tiga, mereka memacu kendaraan. Beberapa warga mengejar. Setelah cukup lama berputar-putar, motor pelaku mulai 'terengah-engah' dan akhirnya shockbreaker-nya patah. Ketiga pelaku terjatuh. 2 Pelaku kabur dan satu jadi sasaran amuk massa.

Lengkap sudah kekacauan aksi tersebut. Motor mogok, shockbreaker patah, dan pelaku dipergoki serta digebuki massa. Oh iya, masih ada satu lagi: mereka tidak mendapatkan apapun. Hasil rampokan berceceran di lokasi. Benar-benar gagal total!

sumber:detik.com
Copyright 2013-2015© www.alarmmotorku.com