Rabu, 13 Agustus 2014

Cara Aman Menerjang Angin buat "Biker"

Peralihan musim atau pancaroba membuat embusan angin di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek meningkat. Kondisi ini perlu diwaspadai bagi semua pengendara, khususnya sepeda motor.

Efek terpaan angin bagi sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi, bisa membuat kehilangan keseimbangan, oleng dan terjatuh. Ini tentu saja berisiko menimbulkan cedera atau bahkan kematian.


"Saya pernah lihat pengendara motor diterpa angin, dia tidak siap, oleng dan terjatuh. Beruntung tidak tertabrak kendaraan lain dari belakang. Selalu waspada dengan semua kondisi dan situasi di jalan raya adalah kunci utama," jelas Jusri Pulubuhu, Kepala Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Jusri memberikan tips kepada para biker bila berkendara dengan situasi angin kencang seperti sekarang. Ditekankan, faktor utama adalah menekankan filosofi kecepatan sesuai kondisi, dan tidak melebihi ambang batas aman.

Berikut tips aman menerjang angin:
  1. Awas dan waspada pada titik-titik yang biasanya terjadi embusan angin kencang. Biasanya terjadi di jalan layang atau terowongan. Turunkan kecepatan hingga sepeda motor bisa dikuasai dengan sempurna.
  2. Usahakan kedua kaki menjepit bodi dengan rapat. Bila sepeda motor jenis sport, bisa menjepit tangki bensin. Buat jenis matik atau bebek, rapatkan kaki sampai setara dengan lebar bodi depan. Ini dimaksudkan agar daya hambat bisa lebih berkurang saat angin menerpa.
  3. Kurangi kecepatan sampai titik terendah. Misalnya, pada motor jenis matik kecepatan aman tertinggi adalah 60 kpj, kurangi laju sepeda motor sampai 20 kpj. Ini adalah cara aman, agar bisa tetap mendapatkan keseimbangan.
  4. Tindakan paling bijaksana tentu saja adalah menepi dan berhenti sejenak sampai benar-benar situasi angin kembali reda. Tapi, pastikan kondisi aman saat menepi. Usahakan jangan menepi di bawah pohon, dekat papan iklan, atau tiang listrik/telepon, karena berisiko tertimpa.

sumber :http://otomotif.kompas.com

Copyright 2013-2015© www.alarmmotorku.com