Senin, 29 Desember 2014

Motor Injeksi Aman dipasang Alrm, Asal jangan Stater dari Remot

Banyak produsen motor yang sudah menerapkan teknologi injeksi di sepeda motor. Motor injeksi dikenal irit akan konsumsi bahan bakar, namun motor injeksi sangat sensitive kelistrikannya, sehingga jika kita ingin memodifikasi kelistrikan atau menambah asesories lain yang berhubungan dengan listrik harus lebih hati-hati, agar tidak menganggu system kelistrikan.


Langsung saja tidak perlu basa basi akan saya ceritakan sedikit pengalaman selama 3 tahun jadi tukang alarm. Motor injeksi memang terkenal sensitive kelistrikannya, akan tetapi jika ingin menambahkan perangkat keamanan seperti alarm harus diperhatikan cara pemasangannya dan system kerjanya. Motor injeksi aman jika dipasang alarm motor tetapi tidak disarankan distater dari remot.

Mengapa tidak disarankan distater dari remot ? karena motor injeksi perlu delay waktu beberapa detik untuk membaca seluruh sensor yang ada di motor ketika kunci kontak kita ON kan, setelah selesai membaca seluruh sensor dan lampu indiKator sudah ready baru sepeda motor bisa dihidupkan melalui tombol stater ataupun kick stater.

Bagaimana jika motor dihidupkan dari Remot yang merupakan fitur bawaan dari produk alarm ? coba bayangkan dalam keadaan sepeda motor off, motor dipaksa hidup sedangkan seluruh sensor belum selesai terbaca. Ini akan mengganggu system kelistrikan bahkan bisa mengganggu system kerja pompa bensin, efeknya negativenya tidak langsung terjadi, namun dalam jangka panjang akan terjadi.


Kenapa saya bisa bicara seperti itu, karena dari pengalaman dan uji coba dimotor saya sendiri (motor injeksi), sytem kelistrikan terganggu ketika menggunakan alarm dan selalu saya aktifkan fitur stater dari remot, sudah berbagai tipe dan merk alarm saya gunakan dan penambahan relay pun tidak berpengaruh. Untuk itu setiap pelanggan alarmmotorku.com yang ingin memasang alarm di kami, kami selalu menyarankan untuk tidak mengaktifkan fitur stater dari remot yang ada di alarm jika motornya sudah menganut system injeksi.

Sedikit saran bagi pemilik kendaraan bermotor yang motornya sudah injeksi, tidak disarankan mengaktifkan fitur stater dari remot pada alarm. Memang sekarang banyak sekali produk keamanan dengan menawarkan berbagai macam fitur yang ada di produknya, banyak juga yang menawarkan full fitur tanpa memberikan opsi mana yang sebaiknya tidak digunakan. Yang penting alarm laris konsumen senang tanpa mempertimbangkan efek kedepan. Konsumen juga harus jeli sebelum membeli alarm, cari informasi dan referensi sebaik-baiknya, jangan selalu jadi korban dan tergiur harga murah produk keamanan.

Demikian sedikit informasi yang saya berikan, semua tulisan artikel ini berdasarkan pengalaman saya selama 3 tahun jadi tukang alarm, mungkin dalam penyampaian kurang dimengerti tetapi harap maklum.


“HGUNAKAN ALARM SESUAI DENGAN TEKNOLOGI MOTOR ANDA”
Copyright 2013-2015© www.alarmmotorku.com